Tugas Akhir Semester 1 Mata Kuliah Pengembangan Diri
Refleksi Diri terhadap Materi dalam Mata Kuliah Pengembangan Diri
Oleh: Yhalza Syachna Sebastian ( F 2018/ 180811642044)
Universitas Negeri Malang
Fakultas Pendidikan Psikologi
Program Studi Psikologi
Tentang Diri
Nama saya Yhalza Syachna Sebastian, biasa dipanggil Yhalza. Saya lahir di Malang, tanggal 8 Juni 1999. Saya merupakan anak pertama sealigus anak tunggal dari pasangan Palus Sebastianus dan Eny Setyaningsih. Papa saya berasal dari Kabupaten Sikka, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Mama saya berasal dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Masa kecil hingga SMP saya berada di Malang, namun ketika memasuki masa SMA saya meilih untuk melanjutkan sekolah di Surabaya dan meninggalkan orang tua saya di Malang. Saya melanjutkan SMA di SMA Negeri 7 Surabaya.
Sejak kecil, saya hidup bersama mama saya dan kakek nenek saya. Mama saya adalah tipikal ibu yang sangat disiplin dan tegas. Meskipun saya anak perempouan dan anak tunggal, namn rang tua saya tidak pernah memanjakan saya. Dari sifat mama saya yang disiplin dan tegas itulah akhirnya say tumbuh menjadi pribadi yang biasanya sering disebut tegas oleh orang-orang disekitar saya, padahal saya merasa tidak seperti yang mereka pikirkan.
Saya adalah tipe orang yang terbuka, ramah, cukup tegas, dan tidak mudah bergantung dengan orang lain. Saya juga tipe orang yang frontal daalam berpendapat mengenai suatu masalah. Saya lebih suka menyampaikan pendapat saya secara terbuka dan sesuia dengan isi hati say dari pada harus memendamnya dan menunggu orang lain yang mengungkapkannya. Saya sangat membenci anak-aanak yang manja dan tidak mandiri dengean diriya sendiri. Saya rasa, ini adalah beberapa kelabihan yang saya miliki yang merupakan hasil dari pola asuh orang tua terhadap saya selama ini.
Namun, dibalik itu semua, saya memiliki beberapa kekurangan, yaitu saya adalah orang yang sangat mudah merasa bersalah, mudah cemas, tidak sabaran, dan kurang disiplin terhadap waktu. Saya juga tipikal orang yang suka menunda pekerjaan atau biasa disebut dengan one last minute people. Apabila suatu pekerjaan atau tugas yng saya miliki sudah mendekati deadline pengumpulan, maka saya baru akan mengerjakannya dengan segenap kemampuan yang saya miliki.
Berdasarkan karakteristik yang saya miliki, tentunya terdapat sisi positif maupun negative dari diri saya. Dengan karakteristik yang saya miliki tersebut, maka saya akan menghubungkannya dengan teori dan materi yang telah saya dapatkan dari mata kuliah penegmbangan diri selama ini. Materi-materi tersebut meliputi adjustment and growth, decision making, self directed changes, problem solving, communication, emotion regulation. Konsep diri saya akan saya bahas satu per satu dalam materi pengembangan diri ini.
1. ADJUSTMENT AND GROWTH (Penyesuaian Diri dan Pertumbuhan)
Dalam hal menyesuaikan diri, saya merasa bahwa selama ini saa sudah cukup baik dalam beradapatasi dengan lingkungan sosisla di sekitar saya. Saya memiliki cukup banyak teman dengan berbagai karakter dan dari berbagai macam jurusan. Saya juga merasa tidak memiliki kesulitan dalam mengenal dan berkomunikasi dengan orang baru. Saya lebih suka menyapa dan mengajak orang untuk berbicaara terlebih dahulu daripada disaapa atau diajak berbicara duluan oleh orang lain. Namun, saya mengakui bahwa saya masih merasa kesulitasn dalam menyesuaikan diri dengan iklim pembalajaran yang ada di kampus karena berbeda dengan waktu saya dduduk di bangku sekoah dulu. Tugas yang diberikan dosen cukup banyak dan kadang saya merasaa kuwalahan dan bingung harus menegrjakan tugas yang mana untuk didahulukan. Namun, saya yakin perlahan saya dapat ,menyesuaikan dirdengan hal tersebut.
Dalam hal pertumbuhan, saya juga merupakan orang yang tidak mudah pua dengan keadaan yang ada. Saya selalu menginginkan perubahan, dan cenderung memiliki sifat yang ,udah boan terhadap sesuatu. Dalam hal ini, tentunya juga dapat bersifat positif maupoun negative bagi saya. Di saru sisi saya menyukai perubahan sebagi bentuk ketidak puasan namun disisi lain saya cenderung orang yang memiliki sifat mudah bosan terhadap suatu pekerjaan.
2. DECISION MAKING (Pengambilan Keputusan)
Berdasarkan karakteristik saya yang mudah cemas dan tidak sabaran, saya cenderung gegabah dan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Karena saya merasa bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga saya tidak ingin bertele-tele dalam mengambil suatu tindakan meskipun itu berdaampak buruk bagi saya maupun lingkungan saya. Terkadang hal ini berjalan dengan baik sesuai rencana, namun adakalanya tidak sesuai dengn apaa yang diinginkan.
3. SELF DIRECTED CHANGES
Self directed changes artinya cara bagaimana seseorang mengubah dirinya menuju kea rah yang lebih baik. Dalam hal ini, saya dapat ,melakukannya dengan cukup baik karena saya selalu menginginkan perubahan sikap yang ada pada diri saya secara bertahap. Menurut saya, dalam menjalani satu semester masa perkuliahan ini, saya cukup memiliki perubahan dalam aspek kemandirian dan sosial. Dalm halm kemandirian, saya sudah bisa mengerjakan tugas tanpa bergantung dengan orang lain dan menyiapkan segala kebutuhan perkuliahan saya sendiri. Dalam hal sosial, saya lebih berani dalam betkomunikasi dengan orang baru dan menyampaikan pendapat say di muka umum.
4. PROBLEM SOLVING (Penyelesaian Masalah)
Dalam menyelesaikan suatu masalah, saya selalu meminta pertimbangan dari orang tua dan sahabat saya. Tetapi, saya cenderung lebih menyukai pendaoat dari orang tua saya karena kebanyakan dari pendapat itu sepaham dan sepemikirran dengan saya. Saya tidak pernah memkasakan orang lain dalam membantu saya menyelesaikan sebuah masalah. Namun, saya hanya meminta bantuan apabila mereka berkenan. Selebihnya, selama ini saya tidak memiliki kesulitan berarti dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah-masaah yang saya hadapi.
5. COMMUNICATION (Komunikasi)
Dalam hal ini, saya memiliki sedikit kemampuan yang baik dibandingkan dengna spake-aspek yang lan. Saya tidak canggung dalam berkomunikasi dengan orang baru dan say lebih suka menyampaikan pendapat saaya di depan umum daripada harus menyimpan dan memendamnya, karena say adalah tipikal orang yang frontal dalam berpendapat.
6. EMOTION REGULATION
Saya adalah orang yang moody atau mudah berubah-ubah sikap dan mood saya. Saya mengakui bahwa saya masih belum bisa menegndalikan emosis saya saat saya mendpat suatu masalah. Saya cenderung mudah mengeluh dan tidak sabaran dalam menghadapi suatu masalah. Intinya, saya masih memiliki kesulitan dalam mengontrol emosi saya.
Refleksi Diri terhadap Materi dalam Mata Kuliah Pengembangan Diri
Oleh: Yhalza Syachna Sebastian ( F 2018/ 180811642044)
Universitas Negeri Malang
Fakultas Pendidikan Psikologi
Program Studi Psikologi
Tentang Diri
Nama saya Yhalza Syachna Sebastian, biasa dipanggil Yhalza. Saya lahir di Malang, tanggal 8 Juni 1999. Saya merupakan anak pertama sealigus anak tunggal dari pasangan Palus Sebastianus dan Eny Setyaningsih. Papa saya berasal dari Kabupaten Sikka, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Mama saya berasal dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Masa kecil hingga SMP saya berada di Malang, namun ketika memasuki masa SMA saya meilih untuk melanjutkan sekolah di Surabaya dan meninggalkan orang tua saya di Malang. Saya melanjutkan SMA di SMA Negeri 7 Surabaya.
Sejak kecil, saya hidup bersama mama saya dan kakek nenek saya. Mama saya adalah tipikal ibu yang sangat disiplin dan tegas. Meskipun saya anak perempouan dan anak tunggal, namn rang tua saya tidak pernah memanjakan saya. Dari sifat mama saya yang disiplin dan tegas itulah akhirnya say tumbuh menjadi pribadi yang biasanya sering disebut tegas oleh orang-orang disekitar saya, padahal saya merasa tidak seperti yang mereka pikirkan.
Saya adalah tipe orang yang terbuka, ramah, cukup tegas, dan tidak mudah bergantung dengan orang lain. Saya juga tipe orang yang frontal daalam berpendapat mengenai suatu masalah. Saya lebih suka menyampaikan pendapat saya secara terbuka dan sesuia dengan isi hati say dari pada harus memendamnya dan menunggu orang lain yang mengungkapkannya. Saya sangat membenci anak-aanak yang manja dan tidak mandiri dengean diriya sendiri. Saya rasa, ini adalah beberapa kelabihan yang saya miliki yang merupakan hasil dari pola asuh orang tua terhadap saya selama ini.
Namun, dibalik itu semua, saya memiliki beberapa kekurangan, yaitu saya adalah orang yang sangat mudah merasa bersalah, mudah cemas, tidak sabaran, dan kurang disiplin terhadap waktu. Saya juga tipikal orang yang suka menunda pekerjaan atau biasa disebut dengan one last minute people. Apabila suatu pekerjaan atau tugas yng saya miliki sudah mendekati deadline pengumpulan, maka saya baru akan mengerjakannya dengan segenap kemampuan yang saya miliki.
Berdasarkan karakteristik yang saya miliki, tentunya terdapat sisi positif maupun negative dari diri saya. Dengan karakteristik yang saya miliki tersebut, maka saya akan menghubungkannya dengan teori dan materi yang telah saya dapatkan dari mata kuliah penegmbangan diri selama ini. Materi-materi tersebut meliputi adjustment and growth, decision making, self directed changes, problem solving, communication, emotion regulation. Konsep diri saya akan saya bahas satu per satu dalam materi pengembangan diri ini.
1. ADJUSTMENT AND GROWTH (Penyesuaian Diri dan Pertumbuhan)
Dalam hal menyesuaikan diri, saya merasa bahwa selama ini saa sudah cukup baik dalam beradapatasi dengan lingkungan sosisla di sekitar saya. Saya memiliki cukup banyak teman dengan berbagai karakter dan dari berbagai macam jurusan. Saya juga merasa tidak memiliki kesulitan dalam mengenal dan berkomunikasi dengan orang baru. Saya lebih suka menyapa dan mengajak orang untuk berbicaara terlebih dahulu daripada disaapa atau diajak berbicara duluan oleh orang lain. Namun, saya mengakui bahwa saya masih merasa kesulitasn dalam menyesuaikan diri dengan iklim pembalajaran yang ada di kampus karena berbeda dengan waktu saya dduduk di bangku sekoah dulu. Tugas yang diberikan dosen cukup banyak dan kadang saya merasaa kuwalahan dan bingung harus menegrjakan tugas yang mana untuk didahulukan. Namun, saya yakin perlahan saya dapat ,menyesuaikan dirdengan hal tersebut.
Dalam hal pertumbuhan, saya juga merupakan orang yang tidak mudah pua dengan keadaan yang ada. Saya selalu menginginkan perubahan, dan cenderung memiliki sifat yang ,udah boan terhadap sesuatu. Dalam hal ini, tentunya juga dapat bersifat positif maupoun negative bagi saya. Di saru sisi saya menyukai perubahan sebagi bentuk ketidak puasan namun disisi lain saya cenderung orang yang memiliki sifat mudah bosan terhadap suatu pekerjaan.
2. DECISION MAKING (Pengambilan Keputusan)
Berdasarkan karakteristik saya yang mudah cemas dan tidak sabaran, saya cenderung gegabah dan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Karena saya merasa bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga saya tidak ingin bertele-tele dalam mengambil suatu tindakan meskipun itu berdaampak buruk bagi saya maupun lingkungan saya. Terkadang hal ini berjalan dengan baik sesuai rencana, namun adakalanya tidak sesuai dengn apaa yang diinginkan.
3. SELF DIRECTED CHANGES
Self directed changes artinya cara bagaimana seseorang mengubah dirinya menuju kea rah yang lebih baik. Dalam hal ini, saya dapat ,melakukannya dengan cukup baik karena saya selalu menginginkan perubahan sikap yang ada pada diri saya secara bertahap. Menurut saya, dalam menjalani satu semester masa perkuliahan ini, saya cukup memiliki perubahan dalam aspek kemandirian dan sosial. Dalm halm kemandirian, saya sudah bisa mengerjakan tugas tanpa bergantung dengan orang lain dan menyiapkan segala kebutuhan perkuliahan saya sendiri. Dalam hal sosial, saya lebih berani dalam betkomunikasi dengan orang baru dan menyampaikan pendapat say di muka umum.
4. PROBLEM SOLVING (Penyelesaian Masalah)
Dalam menyelesaikan suatu masalah, saya selalu meminta pertimbangan dari orang tua dan sahabat saya. Tetapi, saya cenderung lebih menyukai pendaoat dari orang tua saya karena kebanyakan dari pendapat itu sepaham dan sepemikirran dengan saya. Saya tidak pernah memkasakan orang lain dalam membantu saya menyelesaikan sebuah masalah. Namun, saya hanya meminta bantuan apabila mereka berkenan. Selebihnya, selama ini saya tidak memiliki kesulitan berarti dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah-masaah yang saya hadapi.
5. COMMUNICATION (Komunikasi)
Dalam hal ini, saya memiliki sedikit kemampuan yang baik dibandingkan dengna spake-aspek yang lan. Saya tidak canggung dalam berkomunikasi dengan orang baru dan say lebih suka menyampaikan pendapat saaya di depan umum daripada harus menyimpan dan memendamnya, karena say adalah tipikal orang yang frontal dalam berpendapat.
6. EMOTION REGULATION
Saya adalah orang yang moody atau mudah berubah-ubah sikap dan mood saya. Saya mengakui bahwa saya masih belum bisa menegndalikan emosis saya saat saya mendpat suatu masalah. Saya cenderung mudah mengeluh dan tidak sabaran dalam menghadapi suatu masalah. Intinya, saya masih memiliki kesulitan dalam mengontrol emosi saya.
Komentar
Posting Komentar